Tranding
Friday, May 8, 2026
Ilustrasi (arahaini.d)
Uncategorized / November 21, 2025

IPC TPK Raih Penghargaan atas Inovasi Digitalisasi Pelabuhan,

Dorong Efisiensi Logistik Nasiona

Jakarta, Berpacu–PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), operator utama terminal petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok, terus memperkuat transformasi digitalnya sepanjang tahun 2025. Upaya ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga mendukung pertumbuhan arus petikemas hingga 13,1% pada periode Januari-Oktober, mencapai 2.947.775 TEUs dibandingkan tahun sebelumnya.

Inovasi digital menjadi kunci dalam strategi “New Footprint & Operational Excellence” untuk mencapai target kinerja akhir tahun.Pada awal Maret 2025, IPC TPK menekankan digitalisasi sebagai fokus utama untuk mengurangi biaya operasional, waktu tinggal kapal (port stay), serta meningkatkan kenyamanan layanan bagi pengguna.

pelindojakarta.id

Transformasi ini mencakup implementasi teknologi canggih seperti Terminal Operating System (TOS) Nusantara untuk perencanaan operasional, serta Vehicle Mount Terminal (VMT), pager, dan handheld untuk pemantauan real-time proses bongkar muat. Selain itu, portal digital terintegrasi memungkinkan pelanggan mengakses layanan secara online, termasuk booking truk, pengiriman barang, pembayaran, dan pencetakan gate pass, sehingga mengurangi kebutuhan kunjungan fisik ke pelabuhan.

ekonomi.bisnis.com

Keberhasilan ini diakui melalui penghargaan “Innovation Excellence in Smart Port Operations” dari Bisnis Indonesia Logistics Awards (BILA) 2025, yang diterima pada November ini di Hotel Borobudur, Jakarta. Penghargaan keempat berturut-turut ini diberikan atas penerapan digitalisasi operasional pelabuhan secara terintegrasi, yang berdampak positif pada efisiensi dan keberlanjutan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam mendukung logistik nasional,” ujar perwakilan IPC TPK dalam konferensi pers pasca-penghargaan.Sejalan dengan agenda keberlanjutan, IPC TPK juga mengintegrasikan program elektrifikasi peralatan bongkar muat dengan optimalisasi digital untuk menekan emisi karbon, menjadikan Tanjung Priok sebagai pelabuhan hijau (green port).

Pada Agustus 2025, perusahaan ini menggenjot trafik petikemas melalui kolaborasi transformasi digital, termasuk uji coba truck booking system di pelabuhan-pelabuhan utama seperti Tanjung Priok, Semarang, dan Surabaya.

Rencana integrasi data antarterminal juga sedang dikembangkan bersama asosiasi pengguna jasa, dengan target peningkatan layanan menuju 2026.Di akhir triwulan III 2025, IPC TPK mencatat kenaikan kinerja operasi hingga 15,1%, dengan throughput mencapai 304.358 TEUs pada September saja, menunjukkan tren positif yang didorong oleh digitalisasi.

Namun, tantangan seperti kemacetan pasca-Lebaran tetap menjadi perhatian, di mana sistem digital seperti truck booking diharapkan menjadi solusi jangka panjang.Dengan langkah-langkah ini, IPC TPK tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pusat logistik utama Indonesia tetapi juga berkontribusi pada pemulihan ekonomi nasional melalui rantai pasok yang lebih efisien dan berkelanjutan. Pembaruan selanjutnya diharapkan pada akhir tahun, seiring evaluasi kinerja keseluruhan 2025. (Tim)

Dari Berbagai Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *